hari ini aku siap-siap bergegas ke sekolah SMK ku dulu.karena aku mendapatkan undangan buka puasa bersama anggota Paskibra,suatu kegiatan yg dulu sering aku geluti,di tambah lagi aku akan bertatap muka dengan sahabat-sahabat lamaku.
sangking semangatnya ingin bertemu mereka aku tiba lebih awal.dan di sana sudah ada kakak senior 2 thn diatasku,tapi aku terkejut mereka sangat ramah,sangat bertolak belakang dengan saat SMK dulu.Kakak senior yg jutek,galak,judes,tapi sekarang benar-benar membuat aku heran.
kami semua berbincang dan mengalir dalam suasana yg akrab,tanpa ada suatu jarak diantara kita.saatnya pembina kita memberi sambutan,tak selang beberapa lama,ada sekolompok anak muda,yah mereka undangan dari sekolah lain.
satu persatu memasuki ruangan,dan ada 1 org yg mampu membuat aku terpana oleh sosoknya yang sangat dingin,bahkan tak berani menatap di sekelilingnya.posisi duduk kita saling berhadapan antara tamu undangan dengan alumni.tanpa sengaja aku dan dia duduk dengan posisi yg searah.
awalnya aku berharap dia berani menatap aku,tapi dugaanku salah,dia terlalu dingin,dan ku beranikan diri untuk menatapnya dulu,tapi sialnya pandanganku saling bertabrakan dengan nya.duh jadi malu,ternyata dia tau kalau sedari tadi aku memperhatikan dia.
sayangnya,aku hanya sekedar mengagumi sosoknya dari kejauhan,toh dia juga gak berani mendekati aku.mungkin Tuhan punya rencana indah untuk aku dan dia.tak selang berapa lamu aku bertemu dia di dunia maya,yang ku sebut facebook.
yah..walau awalnya aku yg mulai,aku yg nge add dia,trus di info aku liat ada no hp dia,yah iseng2 berhadiah ku miscaal dia,eh ternyata dia telp balik ke aku,he…jd malu,tapi aku seneng karena dia menyambut perkenalan itu.
tanpa terasa hubungan kita makin dekat saja,tiap hari kita gak pernah lupa untuk saling bertukar kabar baik melalui sms,tlp,atau yman,itu sudah menjadi rutinitas kita setiap hari.
dan akhirnya kita memutuskan untuk bertemu dan bertatap muka langsung.saat pertemuan awal kami,aku sempet bingung mau ngorbol apa karena dia sosok yang sangat pendiam,
tapi aku heran,klo kita ngobrol di tlp kami seperti sudah saling mengenal,tanpa terasa dia merncanakan pertemuan kedua untuk kami,saat itu di ancol,awalnya ajakan dia kali ini hanya guaruan semata,tapi dia serius ngajak aku pergi ke ancol,padahal waktu itu udah jam 9 malam,tapi aku iyakan ajakan dari dia.aku pikir kapan lagi bisa ke ancol sama org yang aku taksir,he..
tak kusangka,bahkan di luar dugaan ku,apa yang telah aku rasakan,dia juga merasakannya,dan di laut itulah cinta kami terpautkan,mungkin kami terlalu cepat,lalu salahkah semua itu,kurasa tidak,yang terpenting bagiku saat ini adalah aku bisa selalu dekat dengan dia.